http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17550/
BUKU PANDUAN TUTOR
BLOK 1.3.
BIOMEDIK II
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17550/1/BUKU%20PANDUAN%20TUTOR%20BLOK%201.3%20T.A%202021-2022.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17550/
BUKU PANDUAN TUTOR
BLOK 1.3.
BIOMEDIK II
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17550/1/BUKU%20PANDUAN%20TUTOR%20BLOK%201.3%20T.A%202021-2022.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17538/
Artikel Internasional Published
Murwitaningsih, Susanti
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17538/1/Published%20Susanti%20Murwitaningsih.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17546/
BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
BLOK 1.2 BIOMEDIK 1
SEL, JARINGAN & ORGAN
Anatomi
Histologi
Fisiologi
Biokimia
Rizkyana Avissa, Kiki
Tema pembahasan pada blok ini adalah ‘sel, jaringan, dan
organ’ yang akan memberikan bekal bagi mahasiswa tentang ilmu
dasar yang diperlukan sebagai landasan untuk menjadi seorang
dokter. Adapun aktivitas pembelajaran laboratorium di blok ini didukung oleh 4 mata kuliah praktikum yaitu Anatomi, Histologi,Biokimia, dan Fisiologi.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17546/1/BUKU%20PANDUAN%20PRAKTIKUM%20BLOK%201.2%202021_compressed.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17530/
ANALISIS BUTIR SOAL ISMUBA (AL-ISLAM, KEMUHAMMADIYAHAN DAN BAHASA ARAB) KELAS IV SD MUHAMMADIYAH 5
lismawati, lismawati
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17530/1/ANALISIS%20BUTIR%20SOAL%20ISMUBA%20%28AL-ISLAM%2C%20KEMUHAMMADIYAHAN%20KELAS%20IV%20SD%20MUHAMMADIYAH%205.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17547/
BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
BLOK 1.2 BIOMEDIK 1
SEL, JARINGAN & ORGAN
Anatomi
Histologi
Fisiologi
Biokimia
Rizkyana Avissa, Kiki
Tema pembahasan pada blok ini adalah ‘sel, jaringan, dan organ’ yang akan memberikan bekal bagi mahasiswa tentang ilmu dasar yang diperlukan sebagai landasan untuk menjadi seorang dokter. Adapun aktivitas pembelajaran laboratorium di blok ini di dukung oleh 4 mata kuliah praktikum yaitu Anatomi, Histologi, Biokimia, dan Fisiologi.
Kegiatan pembelajaran laboratorium di blok ini akan berlangsung selama 5 minggu. Pada minggu pertama mahasiswa akan mengamati tentang aktivitas sel dan jaringan di laboratorium biokimia dan histologi dan mempelajari dasar anatomi. Di minggu kedua mahasiswa akan mengamati anatomi, histologi dan fisiologi otot dan tulang. Di minggu ketiga mahasiswa akan mengamati tentang anatomi kardiorespirasi, dan di minggu ke empat mahasiswa akan mempelajari histologi kardiorespirasi, anatomi tulang, serta memahami cairan tubuh dari sisi Fisiologi dan biokimia. Pada minggu terakhir perkuliahan blok biomedik 1, mahasiswa akan melakukan ujian laboratorium.
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17547/1/BUKU%20PANDUAN%20PRATIKUM%20BLOK%201.2%20%282021%29%20%281%29.docx_compressed.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17549/
BUKU PANDUAN PRAKTIKUM
BLOK 1.3 Biomedik 2
Anatomi
Histologi
Fisiologi
Biokimia
Muhammad Arif Budiman, Arif
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17549/1/BUKU%20PANDUAN%20PRAKTIKUM%20BLOK%201.3%20T.A%202021_compressed.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17539/
Hasil Turnitin Jurnal Psychosocial
Murwitaningsih, Susanti
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17539/1/Hasil%20Turnitin%20Jurnal%20Psycosocial.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17531/
Amphibian Diversity in the Kawasan Taman Wisata Alam,
Bogor, Indonesia
Maryanti, Setyaningsih
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17531/1/Amphibian%20Diversity%20-Fauzi_2021_IOP_Conf._Ser.__Earth_Environ._Sci._755_012033.pdf
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17540/
MEKANISME KERJA HIBISCUS SABDARIFFA TERHADAP STEATOSIS AKIBAT RESTRIKSI VITAMIN B12: KAJIAN MOLEKULAR PERSINYALAN STRES RETIKULUM ENDOPLASMA DAN LIPOGENESIS
Nama : Program Studi : Judul Disertasi :
ABSTRAK
Irena Ujianti
Program Doktor Ilmu Kedokteran
Mekanisme Kerja H. sabdariffa. terhadap Steatosis Akibat Restriksi Vitamin B12: Kajian Molekular Persinyalan Stres Retikulum Endoplasma dan Lipogenesis
Belum banyak studi mempelajari keterkaitan antara defisiensi vitamin B12 dan toksisitas homosistein. Hiperhomosisteinemia dikaitkan dengan penyakit selular terkait NAFLD. Toksisitas homosistein dapat berupa steatosis atau inflamasi sel hati. H. sabdariffa. dan konstituen aktifnya memiliki efek pencegahan terhadap cedera seluler. Ekstrak H. sabdariffa. diuji pada tikus Sprague-Dawley (SD) dalam penelitian ini.Penelitian ini untuk melihat efek H.sabdariffa terhadap peningkatan homosistein pada hati tikus SD yang diberikan diet resriksi vitamin B12.
Penelitian ini merupakan penelitian in vivo yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Sebanyak 30 ekor tikus SD dibagi menjadi enam kelompok sesuai waktu perlakuan di 8 dan 16 minggu sebagai berikut: Kelompok kontrol diberikan diet standar AIN-93M, kelompok restriksi vitamin B12 diberi diet AIN-93M dengan modifikasi pengurangan komponen vitamin B12 dan kelompok restriksi vitamin B12 diberi AIN-93M dengan modifikasi pengurangan komponen vitamin B12 ditambah ekstrak etanol H.sabdariffa (HSE). Setelah 8 dan 16 minggu, kadar vitamin B12 dan homosistein diukur. Peningkatan aktivitas toksisitas homosistein dilihat dari ekspresi protein GRP78, SREBP1c dan NF-kB. Aktivitas hepatoprotektif HSE dinilai menggunakan AST, ALT, GGT, dan NAFLD Activity Score (NAS).
Kadar vitamin B12 pada 8 minggu (233 ± 10.8 vs 176 ± 5.4 pg/L; p < 0.001) dan 16 minggu (226 ± 13 vs 190 6 pg/L; p < 0,001), lebih tinggi secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan diet HSE dibandingkan kelompok diet restriksi vitamin B12 tanpa HSE. Kadar plasma homosistein plasma lebih rendah secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan kelompok restriksi vitamin B12 tanpa HSE di usia perlakuan 8 minggu (2,25 ± 0,07 vs 2,63 ± 0,1 mol/L; p < 0,001) dan 16 minggu (2,18 ± 0,07 vs 2,64 ± 0,09 mol/L; p < 0,001). Aktivitas GGT plasma di usia 16 minggu perlakuan menurun secara bermakna pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan kelompok restriksi vitamin B12 tanpa HSE (14,5 ± 1,1 vs 22,9 ± 2,4 IU; p < 0,05). Ekspresi protein GRP78, SREBP1c, dan NfKB diukur menggunakan protein GADPH sebagai kontrol internal. Pada minggu ke-8 dan 16, ekspresi protein NF-kB lebih rendah pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan dengan grup restriksi vitamin B12 tanpa HSE (0,78 ± 0,08 vs 1,08 ± 0,06; p < 0,05). Ekspresi protein SREBP1c lebih rendah pada kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE dibandingkan dengan grup restriksi vitamin B12 tanpa HSE pada usia perlakuan 16 minggu (0,55 ± 0,03 vs 1,00 ± 0,02; p < 0,05). Kelompok restriksi vitamin B12 dengan HSE memiliki gambaran histopatologis steatosis, inflamasi, dan fibrosis lebih baik dibandingkan kelompok yang restriksi vitamin B12 tanpa HSE setelah 16 minggu perlakuan.
Disimpulkan peningkatan homosistein akibat diet restriksi vitamin B12 pada tikus SD menyebabkan steatosis hati, inflamasi, dan fibrosis. Ekstrak etanol H.Sabdariffa memiliki efek pencegahan terhadap kondisi steatosis, inflamasi dan fibrosis akibat peningkatan homosistein pada tikus SD yang diberi diet restriksi vitamin B12.
Kata kunci: inflamasi, kobalamin, lipogenesis, liver, rosela, fibrosis
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17540/1/Disertasi%20dr.%20Irena%20Ujianti_Cetak.pdf
Unduh!
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17535/
Hasil Uji Turnitin Atlantis Press
Murwitaningsih, Susanti
http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/17535/1/Susanti%20Murwitaningsih%20-%20Developing%20an%20Android-Based%20Guidebook%20to%20Dragonflies%20and%20Butterflies.pdf