Categories
Repo

Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Minat Beli Konsumen Susu Sapi di Café Milky Serpong Utara Tangerang Selatan

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16099/

Pengaruh Harga dan Lokasi terhadap Minat Beli Konsumen Susu Sapi di Café Milky Serpong Utara Tangerang Selatan

Surahman, Kartono

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh harga dan lokasi terhadap minat beli konsumen susu sapi di CAFÉ MILKY Serpong Utara Tangerang Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survey dan eksplansi dengan pengumpulan data secara langsung dari sumber asli, berupa penyebaran kuesioner yang diambil dari suatu sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen di CAFÉ MILKY Serppong Utara Tangerang Selatan sebanyak 133 responden. Teknik pengolahan menggunakan SPSS versi 21 dan analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik,analisis regresi linier berganda, uji koefisien korelasi dan koefisien korelasi determinasi. Fhitung lebih kecil dari pada nilai Ftabel (4.953>3,07) dengan tingkat signifikan di bawah 0,05 yaitu 0,006. Berdasarkan cara pengambilan keputusan uji simultan dalam analisis regresi dapat disimpulkan bahwa variabel harga (X1) dan lokasi (X2) jika diuji secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). Hasil Uji t (Parsial) perhitungan variabel harga (X1) diperoleh thitung sebesar 3,138 dengan nilai signifikansi 0,002 <0,05 dan derajat kebebasan atau degree of freedom (df) dengan ketentuan df= n – k atau DK = 133 – 3 = 130. Dari ketentuan tersebut diperoleh angka ttabel sebesar 0,128. Jadi dapat disimpulkan thitung> ttabel (3,138> 0,128) , maka H0 dan
ditolak yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara harga terhadap minat beli konsumen. Hasil perhitungan variabel lokasi (X2) diperoleh thitung sebesar -0,530 dengan nilai signifikansi 0,597 > 0,05 dan derajat kebebasan (df) dengan ketentuan df = n – 3 atau DK = 133 – 3 = 130. Dari ketentuan tersebut diperoleh angka ttabel sebesar . Variabel
mempunyai thitung yakni -0,530 dengan ttabel = 0,128. Jadi thitung < ttabel dapat disimpulkan bahwa variabel diterima dan diterima, yang artinya lokasi ) tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen (Y). http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16099/1/FEB_MNJ_1302015095_Kartono%20Surahman.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Volume Penjualan Saham dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap Harga Saham pada Perusahaan Otomotif dan Komponen di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16086/

Pengaruh Volume Penjualan Saham dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap Harga Saham pada Perusahaan Otomotif dan Komponen di Indonesia

Febriyanti, Amelia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Volume Penjualan Saham dan Tingkat Suku Bunga SBI terhadap Harga Saham pada perusahaan Otomotif dan Komponen di Indonesia. Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi, yaitu untuk menjelaskan pengaruh antara variavel bebas yaitu Volume Penjualan Saham dan Tingkat Suku Bunga SBI variabel terikat yaitu Harga Saham dan menjelaskan hubungan antar variabel. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling. Terdapat 10 perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai sampel penelitian, sehingga data penelitian berjumlah 50 data. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah telaah dokumen, data yang ditelaah adalah laporan keuangan tahunan (annual report), jurnal penelitian terdahulu dan literatur lain yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Volume Penjualan Saham mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikan 0,002 (lebih kecil dari 0,05) dan nilai t hitung sebesar 5,857 sehingga hipotesis alternatif pertama diterima. Variabel Tingkat Suku Bunga SBI tidak berpengaruh terhadap Harga Saham. Hasil ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikan 0,831 (lebih besar dari 0,05) dan nilai t hitung sebesar 0,434 sehingga hipotesis alternatif kedua ditolak. Hasil uji ketetapan model dilakukan dengan menggunakan uji F, hasil signifikansi F hitung memiliki nilai sebesar 5,773 dengan nilai signifikansi 0,007. Nilai koefisien determinasi dalam penelitian ini adalah sebesar 0,503. Hal ini berarti kemampuan variabel independen dalam memnjelaskan variasi variabel dependen adalah sebesar 50,3%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel independen lain di luar model.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16086/1/FEB_MNJ_1502025024_AMELIA%20FEBRIYANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16080/

Pengaruh Inflasi dan Tingkat Suku Bunga terhadap Profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia

Puspitasari, Adinda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh inflasi, suku bunga terhadap profitabilitas pada bank umum syariah di Indonesia. Hasil analisis regresi linier berganda diperoleh Y = 9,125 + 3,284X1 – 3,423X2 + e. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual berdistribusi normal, tidak terjadi multikolineritas, tidak terjadi heteroskedastisitas, dan tidak terjadi autokolerasi sehingga dapat diinterpretasikan bahwa model regresi linier berganda.
Variabel inflasi berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap Return On Equity (ROE), hal tersebut dibuktikan dengan thitung = 2,965 > ttabel = 2,036 dengan nilai signifikansi sebesar 0,006 < 0,05. Variabel suku bunga berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap variabel Return On Equity (ROE), hal tersebut dibuktikan dengan diperoleh thitung = 2,447 > ttabel = 2,036 dengan nilai signifikansi sebesar 0,020 < 0,05. Variabel inflasi dan suku bunga berpengaruh signifikan dengan arah terhadap Return On Equity (ROE), hal tersebut dibuktikan dengan Fhitung = 4,394 > Ftabel (2;32) = 3,29 dengan nilai probabilitas sebesar 0,021 < 0,05. Nilai adjusted R-square sebesar 0,166 artinya adalah 16,6% Return On Equity (ROE) dapat dijelaskan oleh variabel independen inflasi dan tingkat suku bunga dan sisanya sebesar 83,4% dapat dijelaskan oleh variabel lain. Untuk penelitian berikutnya diharapkan dapat menggunakan variabel independen dalam faktor intarnal dan eksternal perbankan dan menambah jumlah sampel agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16080/1/FEB_MNJ_1502025008_ADINDA%20PUSPITASARI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16079/

Pengaruh Work-Life Balance dan Burnout terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia

Rifai, Achmad

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh work-life balance dan burnout terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian dilakukan di Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). Teknik pemilihan sampel menggunakan sampel aksidental sebanyak 134 responden. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji kualitas data, analisis statistik deskriptif, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi dan analisis koefisien korelasi. Proses pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda dan diolah menggunakan SPSS versi 20.0. Berdasarkan uji hipotesis yaitu uji t bahwa Work-life Balance (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y) Hal ini dibuktikan dengan t hitung (8,626) > t tabel (1,97824), dan nilai signifikansi (0.000) < nilai α (0.05). Burnout (X2) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung (-2,886) < -t tabel (-1,97824), dan nilai signifikansi (0.005) < nilai α (0.05). Berdasarkan Uji F bahwa Work-life Balance dan Burnout secara bersama-sama terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan nilai Fhitung sebesar 47,545 > Ftabel 0,05 (2:131) = 3,07 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16079/1/FEB_MNJ_1502025006_ACHMAD%20RIFAI.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Economy Value Added (EVA) dan Kebijakan Dividen terhadap Return Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16087/

Pengaruh Economy Value Added (EVA) dan Kebijakan Dividen terhadap Return Saham pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Food and Beverage yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Sitta, Amelia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16087/1/FEB_MNJ_1502025025_AMELIA%20SITTA.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia Periode 2010-2017

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16085/

Pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia Periode 2010-2017

Maulida, Alya Jesi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Nilai Tukar Rupiah, Gross Domestic Product (GDP), Inflasi terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia periode 2010 – 2017. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji simultan (uji F) dan uji parsial (uji T). analisis hasil regresi dilakukan setelah model tidak mengalami gejala-gejala asumsi klasik seperti multikolonieritas, autokorelasi dan heteroskedastisitas.
Hasil pengujian hipotesis uji F menunjukkan bahwa variabel Nilai Tukar Rupiah, Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hasil pengujian hipotesis uji t menunjukkan bahwa variabel Nilai Tukar Rupiah memiliki -t hitung < t tabel yaitu -3,728 < -2,048 dan signifikan 0,001 < 0,05 Gross Domestic Product (GDP) memiliki t hitung > t tabel yaitu 8,463 > 2,048 dan signifikan 0,000 < 0,05 , Inflasi memiliki t hitung > t tabel yaitu 2,188 > 2,048 dan signifikan 0,037 < 0,05. Artinya bahwa hasil uji t menunjukkan hanya variabel nilai tukar rupiah yang berpengaruh negatif signifikan, sedangkan variabel Gross Domestic Product (GDP) dan Inflasi berpengaruh positif signifikan. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16085/1/FEB_MNJ_1502025022_ALYA%20JESI%20MAULIDA.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Oppo F7 di Erafone Mal Ciputra Cibubur

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16081/

Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Oppo F7 di Erafone Mal Ciputra Cibubur

Damayanti, Aditya

Pada zaman modern saat ini smartphone merupakan gadget yang paling penting bagi orang, lalu para konsumen sangat teliti saat pembelian suatu produk smartphone. Keputusan pembelian ini sangat penting bagi konsumen ketika sedang melakukan pembelian. Konsumen dapat memastikan harga untuk mendapatkan fitur canggih dan kualitas yang bagus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Smartphone OPPO F7 di Erafone Mal Ciputra Cibubur.
Penelitian ini menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen smartphone OPPO F7 di Erafone mal Ciputra Cibubur 100 orang. Teknik pemilihan sampel menggunakan slovin diperoleh berjumlah 80 orang responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien korelasi parsial, analisis koefisien korelasi berganda dan uji hipotesis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel Kualitas Produk dan Harga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Secara parsial variabel Kualitas Produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian smarphone OPPO F7 di Erafone Ciputra Cibubur. Hasil penilitian ini bahwa kenaikan Kualitas Produk berdasarkan dari indikator memiliki pengaruh terhadap Keputusan Pembelian, karena sistem operasi OPPO F7 mudah digunakan. Secara parsial variabel Harga memiliki pengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian smarphone OPPO F7 di Erafone Ciputra Cibubur. Hal tersebut menunjukkan bahwa Harga OPPO F7 terjangkau dengan spesifikasi terbaru.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16081/1/FEB_MNJ_1502025009_ADITYA%20DAMAYANTI.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Profitabilitas dan Leverage terhadap Financial Distress pada Perusahaan Property di Indonesia

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16082/

Pengaruh Profitabilitas dan Leverage terhadap Financial Distress pada Perusahaan Property di Indonesia

Mubarak, Ahmad Subhi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas dan leverage terhadap Financial distress pada perusahaan property di Indonesia.
Dalam penelitian ini digunakan metode eksplanasi. Variabel yang diteliti adalah variabel bebas yaitu Profitabilitas dan leverage sedangkan variabel terikat adalah Financial distress. Populasi penelitian adalah perusahaan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan sampel yang terpilih sebanyak 7 (tujuh) Perusahaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan telaah dokumen, yaitu pengumpulan data dilakukan dengan menelaah laporan keuangan perusahaan. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif, analisis regresi regresi linier berganda, uji asumsi klasik, analisis koefisien determinasi dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS versi 20.
Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan :
Y = 9.626 + 7.359 X1 – 5.474 X2
Hasil uji analisis koefisien determinasi memperoleh nilai sebesar 0,296. Hal tersebut dapat diartikan bahwa variabel bebas dalam penelitian ini mampu menjelaskan variabel terikat sebesar 29,6% sedangkan sisanya 70,4% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yaitu current ratio, net profit margin, ROE,DAR, atau variabel yang lainnya.Hasil uji statistik T menunjukkan bahwa Profitabilitas (ROA) secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress yang memiliki t hitung sebesar 0,308 < t tabel sebesar 2,036 dan memperoleh nilai signifikan sebesar 0,760 < 0.050. Profitabilitas (ROA) tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap financial distress. Hasil uji statistik T pengujian menunjukkan bahwa leverage (DER) memiliki t hitung sebesar -3,477 < t tabel sebesar -2,036 dan memperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0.050. Leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress. Hasil uji statistik F pengujian menunjukkan bahwa Profitabilitas (ROA) dan leverage (DER) terhadap financial distress memiliki f hitung sebesar 6,740 > f tabel sebesar 3,290 dan memiliki nilail signifikan sebesar 0,004 < 0,05 yang berarti Profitabilitas (ROA) dan leverage (DER) berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel lain selain yang diteliti dalam penelitian ini, menambah tahun pengamatan dan menggunakan sampel dengan jenis perusahaan yang berbeda. http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16082/1/FEB_MNJ_1502025013_AHMAD%20SUBHI%20MUBARAK.pdf Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Kepuasan Kerja Karyawan dan Retensi Karyawan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT Antam (Persero) Tbk

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16088/

Pengaruh Kepuasan Kerja Karyawan dan Retensi Karyawan terhadap Loyalitas Karyawan pada PT Antam (Persero) Tbk

Novianty, Anggie

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh antara kepuasan
kerja karyawan dan retensi karyawan terhadap loyalitas karyawan.
Kualitas terbaik Sumber Daya Manusia salah satunya dapat dibuktikan
dengan tingginya loyalitas yang dimiliki karyawan terhadap perusahaan. Namun
diketahui terdapat permasalahan yaitu cukup rendahnya tingkat loyalitas
karyawan yang disebabkan oleh perlakuan tidak adil, rasa kecewa serta tekanan
dari atasan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Kepuasan Kerja
Karyawan dan Retensi Karyawan sebagai variabel independen dan variabel
Loyalitas Karyawan sebegai variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini
adalah seluruh karyawan tetap pada PT ANTAM (Persero) Tbk yang berjumlah
270 karyawan. Teknik perhitungan sampel dilakukan dengan teknik slovin,
sehingga memperoleh sampel sebanyak 161 karyawan sebagai responden. Teknik
pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukurannya menggunakan
skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan bantuan software
SPSS 20.0.
Hasil penelitian menyatakan bahwa 1) terdapat pengaruh antara Kepuasan
Kerja Karyawan terhadap Loyalitas Karyawan, 2) terdapat pengaruh antara
Retensi Karyawan terhadap Loyalitas Karyawan, 3) terdapat pengaruh antara
Kepuasan Kerja Karyawan dan Retensi Karyawan terhadap Loyalitas Karyawan.
Nilai adjusted R2 pada penelitian memperoleh persentase sebesar 41,8% yangmenunjukan bahwa kontribusi pengaruh kepuasan kerja karyawan dan retensi
karyawan secara bersama-sama dapat mempengaruhi loyalitas karyawan.
Sedangkan sisanya 58,2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak
dimasukkan dalam model.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16088/1/FEB_MNJ_1502025029_ANGGIE%20NOVIANTY.pdf

Unduh!

Categories
Repo

Pengaruh Program Pelatihan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16084/

Pengaruh Program Pelatihan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta

Ramanda, Alres

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program pelatihan dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta.
Dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia diharapkan karyawan dapat bekerja secara produktif dan profesional sehingga kinerja yang dicapainya diharapkan akan lebih memuaskan sesuai standar kerja yang dipersyaratkan. Namun diketahui bahwa terdapat satu masalah didalam perusahaan yaitu tingginya tingkat penurunan kinerja karyawan disebabkan oleh kurangnya perhatian pimpinan untuk jauh lebih memperhatikan jam masuk dan keluar karyawan agar tidak terjadinya pencapaian kinerja yang tidak maksimal. Hipotesis penelitian ini yaitu 1). Untuk mengetahui pengaruh Program Pelatihan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta. 2). Untuk mengetahui pengaruh Lingkungan Kerja secara parsial terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta. 3). Untuk mengetahui pengaruh Program Pelatihan dan Lingkungan Kerja secara simultan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Manajemen Sumber Daya Manusia yang berhubungan dengan program pelatihan dan lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, sedangkan jenis penelitiannya deskriptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 responden. Untuk mengujihipotesis digunakan analisis regresi linier berganda dengan melakukan uji t dan uji F. Variabel yang diteliti adalah program pelatihan dan lingkungan kerja sebagai variabel independen dan variabel dependen adalah kinerja karyawan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta.
Hasil penelitian dengan menggunakan software SPSS 20.0 menunjukan bahwa 1). Program Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 2). Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja Karyawan. 3). Program Pelatihan dan Lingkunga Kerja berpengaruh positif secara simultan terhadap Kinerja Karyawan. Karena nilai thitung program pelatihan sebesar (4,718) lebih besar dari pada ttabel (1,664), lingkungan kerja (10,153) lebih besar dari pada ttabel (1,664). Dan fhitung variabel independen sebesar (458,978) lebih besar dari ftabel (3,11). Nilai koedisien determinasi (Adjusted R2) diperoleh nilai sebesar 92,1% menunjukan bahwa kontribusi pengaruh program pelatihan dan lingkungan kerja secara bersama-sama dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Sedangkan sisanya sebesar 7,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukan dalam model.

http://repository.uhamka.ac.id/id/eprint/16084/1/FEB_MNJ_1502025021_ALRES%20RAMANDA.pdf

Unduh!